----------------------------------------------------------------------------------------------
Showing posts with label Pengobatan. Show all posts
Showing posts with label Pengobatan. Show all posts

Tuesday, 2 February 2016

9 Manfaat Bawang Merah Bagi Tubuh

9 Manfaat Bawang Merah Bagi Tubuh

Berikut Manfaat bawang Merah Bagi tubuh

1. Pencegahan Kanker

Sayuran allium telah dipelajari secara ekstensif dalam hubungannya dengan kanker, terutama lambung dan kanker kolorektal. Efek yang menguntungkan dari bawang merah, cenderung karena sebagian senyawa organosulfur mereka yang kaya. Meskipun mekanisme yang tepat dimana senyawa ini menghambat kanker belum diketahui. Namun beberapa hipotesis memungkinkan penghambatan pertumbuhan tumor dan mutagenesis.

Bawang juga merupakan sumber vitamin C sebagai antioksidan yang dan membantu untuk memerangi pembentukan radikal bebas yang diketahui sebagai penyebab kanker.


2. Kanker Prostat

Dalam sebuah studi yang diterbitkan oleh Journal of National Cancer Institute, para peneliti menggunakan studi kasus terkontrol yang berbasis pada populasi untuk menyelidiki hubungan antara asupan allium sayuran dan kanker prostat. Mereka menemukan bahwa pria dengan asupan allium sayuran yang tertinggi, memiliki risiko terendah terhadap kanker prostat.(Cara Mencegah Kanker Prostat)


3. Esofagus dan kanker perut

Asupan allium dalam sayuran yang berbanding terbalik dengan risiko terserang kanker perut. Beberapa penelitian pada manusia berbasis survei telah menunjukkan potensi dampak protektif konsumsi alliums, serta laporan dari penghambatan tumor setelah pemberian senyawa allium pada hewan percobaan.

4. Mengatur Tidur dan Suasana hati

Folat ditemukan dalam bawang, dapat membantu depresi dengan mencegah kelebihan homosistein dari pembentukan dalam tubuh, yang dapat mencegah darah dan nutrisi lain untuk mencapai otak. Homosistein mempengaruhi produksi hormon serotonin, dopamine, dan norepinephrine, yang mengatur tidak hanya suasana hati, tetapi juga tidur dan nafsu makan dengan baik.


5. Baik Untuk Jantung

Kandungan sulfida methylallyl dan asam-amino sulfur pada bawang merah, memberikan efek penurunan pada kadar kolesterol jahat dalam darah dan peningkatan pada kadar kolesterol baik. Manfaat bawang putih juga mengontrol tekanan darah tinggi dan membuka arteri yang tersumbat, sehingga mampu meningkatkan kesehatan jantung.


6. Menyembuhkan sembelit

Serat yang terkandung pada bawang merah membantu dalam proses membuang racun dan juga partikel makanan keras yang terjebak didalam usus. Bila Anda penderita sembelit, jangan sungkan untuk makan bawang merah mentah.


7. Masalah pendarahan

Bawang merah adalah salah satu obat mujarab dalam menyembuhkan hemoroid ataupun wasir. Bahkan, Anda juga bisa memakainya untuk mengobati pendarahan pada hidung. Caranya mudah kok. Irislah bawang merah dan hiruplah baunya dengan perlahan.

8. Mengontrol diabetes

Makan / mengkonsumsi bawang merah mentah akan mampu meningkatkan produksi insulin. Maka, Bila Anda menderita diabetes, perbanyaklah mengkonsumsi salad bawang dengan teratur.

9. Mengontrol kadar kolesterol

Makanan herbal ini mampu mengontrol kolesterol dengan cara mengurangi kolesterol jahat (LDL). Bawang merah juga memiliki kandungan sulfida methylallyl dan juga asam-amino sulfur yang mampu menurunkan kolesterol jahat dan juga meningkatkan kolesterol baik (HDL).

Saturday, 26 December 2015

Manfaat Jeruk Nipis Untuk Kesehatan


Manfaat Jeruk Nipis untuk Kesehatan





Jeruk nipis merupakan varian jeruk berukuran kecil, berwarna hijau yang sangat akrab dengan ibu-ibu rumah tangga. Biasanya jeruk nipis menjadi salah satu bumbu penambah rasa asam dalam masakan. Air buah jeruk nipis ini sering digunakan untuk menetralisir bau amis pada beberapa bahan makanan. Tapi siapa sangka, ternyata banyak khasiat di dalam sebuah jeruk nipis. Mari kita bahas beragam manfaatnya.

Kandungan Nutrisi Jeruk Nipis

Di dalam jeruk nipis terdapat sejumlah kandungan yang membuatnya memiliki sejuta manfaat yakni :

1. Macronutrients, Serat dan Kalori

1 cangkir air jeruk nipis segar mengandung 1 gram protein, 0,17 gram total lemak, yang merupakan 2 persen dari nilai harian yang ditetapkan oleh Amerika Serikat Food and Drug Administration berdasarkan diet 2.000 kalori per hari. Mengandung sekitar 20 gram karbohidrat, 1 gram serat dan 60 kalori. Selain itu, air jeruk nipis memiliki jumlah sejumlah lemak yang bebas kolesterol.

2. Nilai Micronutrient

Jeruk nipis kaya akan vitamin C. 1 cangkir air jeruk nipis segar mengandung 73 miligram, yang lebih dari 100 persen nilai harian vitamin C yang dibutuhkan tubuh. Vitamin C sangat penting untuk pengembangan jaringan ikat tubuh, untuk penyembuhan luka dan mendukung dinding pembuluh darah. Jeruk nipis mengandung mikronutrien penting lainnya dalam jumlah yang lebih kecil, termasuk kalsium, magnesium, kalium, fosfor, vitamin A dan vitamin B.

3. Kaya flavonoid

Flavonoid adalah pigmen yang memberikan warna tanaman mereka. Buah jeruk dan jus mereka kaya flavonoid, yang bertindak sebagai antioksidan kuat. Antioksidan membantu melindungi tubuh Anda dari radikal bebas, yang merupakan molekul tidak stabil yang merusak sel-sel sehat. Menurut Linus Pauling Institute, diet kaya flavonoid terkait dengan penurunan risiko penyakit kardiovaskular, penyakit saraf degeneratif seperti Alzheimer dan penyakit Parkinson, dan kanker tertentu.

4. Kandungan Asam sitrat

Asam sitrat inilah yang membuat rasa asam getir jeruk nipis yang mungkin memberikan perlindungan berharga bagi tubuh. Dalam sebuah studi yang menyelidiki aktivitas antibakteri dari air jeruk nipis terhadap spesies bakteri berbahaya, air jeruk nipis efektif dalam mengurangi penyebaran bakteri karena asam sitrat dalam jus.

Menurut sebuah artikel yang diterbitkan dalam “Journal of Science Gizi dan Vitaminology “pada bulan April 2006. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jeruk nipis segar efektif dalam mencegah infeksi bakteri tertentu.

6. Kandungan Mineral

Jeruk nipis mengandung sejumlah mineral sehat seperti besi, tembaga, kalium, dan kalsium. Kalium dalam sebuah komponen penting dari sel dan cairan tubuh membantu mengontrol detak jantung dan tekanan darah.

Manfaat Jeruk Nipis untuk Kesehatan

Manfaat jeruk nipis bagi kecantikan adalah buah No.1 di dunia, ia sangat ampuh untuk berbagai masalah kulit bahkan kesehatan sekalipun.

1. Pencernaan

Jeruk nipis memiliki aroma yang membuat mulut menghasilkan air lir dan ini benar-benar membantu pencernaan utama. Keasaman alami akan memecah molekul makro makanan. Kemudian flavonoid senyawa yang ditemukan dalam minyak wangi yang diekstrak dari jeruk nipis, merangsang sistem pencernaan dan meningkatkan sekresi cairan pencernaan, empedu dan asam. Flavonoid juga merangsang gerak peristaltik.

Ini adalah alasan di balik konsumsi acar jeruk nipis dengan makan siang dan makan malam, yang dilakukan di India dan berbagai negara-negara tetangga di wilayah itu.

2. Diabetes

Menurut American Diabetes Association, jeruk nipis dan buah jeruk lainnya dianggap sebagai makanan super untuk diabetes. Terutama, serat larut yang tinggi ditemukan dalam jeruk nipis membuat bantuan makanan yang ideal untuk membantu mengatur penyerapan tubuh dari gula ke dalam aliran darah, mengurangi terjadinya lonjakan gula darah yang merupakan risiko serius untuk pasien diabetes.

Jeruk nipis dan buah jeruk lainnya memiliki indeks glikemik rendah, yang berarti bahwa mereka tidak akan menyebabkan lonjakan tak terduga dalam kadar glukosa, selain manfaat efek serat larut itu.

3. Penyakit Jantung

Serat larut yang sama dapat membantu penderita diabetes, juga menjaga kadar gula darah. Membuat tekanan darah juga lebih rendah dan menghilangkan keberadaan kolesterol LDL (kolesterol “buruk”). Selanjutnya, serat larut dapat mengurangi peradangan pada pembuluh darah, yang merupakan tindakan pencegahan yang dikenal terhadap penyakit jantung, serangan jantung, dan stroke.

4. Gangguan Pernapasan

Minyak flavonoid yang diekstrak dari jeruk nipis secara luas digunakan dalam obat-obatan anti-kongestif seperti balm, alat penguap, dan inhaler karena adanya kaempferol. Hanya dengan menghirup aromanya, dapat membantu mengatasi rasa sesak dan mual.

5. Radang Sendi

Salah satu dari banyak penyebab radang sendi adalah kelebihan asam urat yang menumpuk di tubuh. Asam urat adalah salah satu produk limbah yang buang air kecil yang normal akan membersihkan tubuh. Tapi sayangnya, bila terlalu banyak itu bisa membuat rasa sakit dan peradangan dari arthritis bahkan lebih buruk.

Asam sitrat ditemukan dalam buah jeruk seperti jeruk nipis adalah pelarut dimana asam urat dapat larut, meningkatkan jumlah yang dieliminasi dalam urin. Buah jeruk pada umumnya memiliki sifat anti inflamasi, dan dapat digunakan untuk sejumlah isu peradangan.

6. Demam

Jika seseorang menderita demam, air jeruk nipis dapat menjadi obat alternatif. Buah jeruk pada umumnya mampu mengurangi dan demam sangat tinggi, pasien harus mengkonsumsi jus lemon dan air. Namun, jika demam ringan sampai sedang, jus buah lainnya, terutama jus jeruk seperti jeruk nipis, dapat diberikan untuk mengatasi demam kembali menurun.

Vitamin C, ditemukan dalam konsentrasi tinggi dalam buah jeruk, secara alami menurunkan suhu tubuh.

7. Asam Urat

Ada 2 penyebab utama asam urat. Sumber pertama adalah akumulasi radikal bebas dalam tubuh dan yang kedua adalah akumulasi racun dalam tubuh, asam urat terutama. Jeruk nipis dapat membantu mencegah kedua penyebab ini. Ini adalah sumber antioksidan dan pendetoks (vitamin-C & Flavonoid) yang mengurangi jumlah radikal bebas serta detoksifikasi tubuh.

8. Gangguan kemih

Kandungan kalium yang tinggi dari jeruk nipis sangat efektif dalam menghilangkan zat beracun dan endapan yang bisa disimpan di ginjal dan kandung kemih. Sifat disinfektan jeruk nipis juga membantu menyembuhkan infeksi pada sistem kemih. Selain itu, dapat membersihkan penyumbatan air seni yang dapat berasal dari endapan kalsium dalam saluran kemih.

9. Anti Kanker

Jeruk nipis merupakan buah yang kaya akan kandungan zat anti kanker yaitu flavonoid yang berperan membunuh dan mencegah kerusakan sel. Jadi tidak ada salahnya jika anda mencoba mengkonsumsi jeruk nipis secara rutin untuk mendapatkan hasil terbaik.

Media Pengobatan Herbal

Jeruk nipis mengandung zat herbal alami, yang baik untuk pengobatan berbagai penyakit. Himpunan pengobatan tradisional dan akupuntur Indonesia, memberikan beberapa resep pengobatan penyakit dengan jeruk nipis.


1. Obat Batuk – Air perasan jeruk nipis, kemudian ditambah gula batu, lalu di aduk sampa rata. Diminum 1 kali sehari sampai sipenderita sembuh.


2. Mengatasi Haid Kurang Lancar – Siapkan 3 sendok makan air jeruk nipis, tambahkan satu sendok makan madu dan seduh dengan 2 gelas air panas. Minum selagi hangat, 3 kali sehari.


3. Mengurangi Vertigo – Haluskan setengah genggam daun jeruk nipis, ditambah 1 sendok air jeruk nipis. Balurkan pada tengkuk, dahi, dan pelipis 2 kali sehari.


4. Menghilangkan Panu dan Kurap – Bersihkan segenggam akar landep dan tumbuk halus. Tambahkan air perasan jeruk nipis dan aduk rata. Gosokkan pada bagian kulit yang terkena kurap atau panu. Gunakan perban untuk membalut luka. Gantilah perban 2 kali sehari sampai sembuh.

Kecantikan Kulit

Buah jeruk dikenal karena efeknya yang menguntungkan pada kulit. Air jeruk nipis, apakah dikonsumsi langsung atau dioleskan memberikan manfaat berikut pada kulit :

1. Menghilangkan Noda Hitam

Air jeruk nipis dianggap sebagai agen pemutih alami karena sifatnya yang ringan pada kulit. Jeruk nipis dapat digunakan untuk meringankan bintik-bintik gelap. Berikut ini beberapa cara menerapkan manfaat jeruk nipis :
Terapkan air jeruk nipis pada kapas dan oleskan ke bagian gelap pada kulit dan biarkan selama 30 menit.
Pastikan untuk tetap tinggal di dalam rumah dan hindari kontak langsung dengan sinar matahari, karena air jeruk nipis dapat membuat kulit sensitif terhadap sinar matahari.
Disarankan untuk menerapkan tabir surya sebelum keluar rumah

2. Jerawat dan Bekas Noda

Jerawat dan noda yang disebabkan oleh kotoran, minyak dan sel kulit mati yang menyumbat pori-pori wajah. Jerawat adalah masalah yang sering terjadi pada orang dengan kulit yang cenderung berminyak. Selain itu, bakteri yang hadir pada pori-pori wajah akan memperburuk peradangan, meningkatkan kemerahan dan nyeri.

Sifat antibiotik jeruk nipis menghambat pertumbuhan bakteri yang menyebabkan jerawat. Untuk menjaga jerawat, dapat dikombinasikan dengan madu. Sementara manfaat madu memiliki sifat anti bakteri yang mencegah pertumbuhan bakteri, sifat asam dari jeruk nipis akan mengontrol kelebihan minyak.

Lakukan perawatan wajah ini setiap minggu untuk menghilangkan jerawat Bekas luka jerawat, dapat diringankan dengan memijat bagian kulit wajah dengan air jeruk nipis segar.

3. Anti Penuaan

Perkembangan usia dan juga paparan sinar UV matahari, membentuk melanin yang berpengaruh terhadap warna pada kulit. Kemudian akumulasi melanin pada kulit ini, menimbulkan bintik-bintik gelap dan menimbilkan tanda-tanda penuaan. Untuk mendapatkan menfaat jeruk nipis untuk menghambat produksi melanin, dapat dilakukan seperti berikut :
Kupas jeruk nipis dan gosok pada kulit
Atau terapkan masker alami dengan kulit jeruk nipis, yang secara signifikan mengurangi pigmentasi berlebihan

4. Mengecangkan Pori-pori

Astringent efektif dalam mengecangkan otot-otot sementara. Itulah alasan mengapa mereka sering digunakan dalam produk kecantikan dan perawatan kulit untuk meningkatkan penampilan kulit wajah. Minyak jeruk nipis memiliki sifat astringent dan dapat digunakan untuk mengencangkan pori-pori, sehingga mengurangi produksi minyak untuk memberikan kulit yang lebih cerah dan sempurna.

5. Menghapus Kulit Mati

Asam sitrat hadir dalam kulit jeruk nipis, yang sangat berguna untuk mengelupaskan sel kulit mati. Jeruk nipis sering digunakan dalam perawatan kecantikan di spa serta pengobatan rumah untuk meningkatkan kesehatan dan penampilan kulit wajah.


6. Kulit Bersinar

Untuk kulit bercahaya, semua yang perlu dilakukan adalah mengoleskan kulit, dengan segelas air hangat yang dicampur madu dan perasan jeruk nipis setiap pagi secara teratur. Hal ini akan memberikan cahaya alami kulit.

7. Mengatasi Flek Hitam

Paparan sinar matahari yang berlebihan dapat menimbulkan flek hitam kulit. Jeruk nipis dapat digunakan untuk menghapus flek ini secara efektif. Yang perlu dilakukan adalah mencampur tepung dengan menambahkan beberapa air jeruk nipis ke dalam campurannya. Oleskan pasta ini secara merata pada kulit dan biarkan hingga kering. Cuci muka dengan air dan keringkan. Perawatan wajah ini harus dilakukan setiap minggu untuk hasil yang lebih baik.

8. Mengatasi Pori-pori Membesar

Astringent sering digunakan dalam kecantikan dan perawatan kulit produk untuk meningkatkan penampilan kulit wajah. Jeruk nipis memiliki sifat astringent dan dapat digunakan untuk mengencangkan pori-pori. Hal ini untuk sementara mengurangi produksi minyak berlebih untuk membuat kulit lebih cerah.

9. Menjaga Kelembaban Alami Kulit

Perasaan jeruk nipis ditambah dengan manfaat putih telur dapat dijadikan masker jeruk nipis, untuk mempertahankan kelembapan kulit.

Menyehatkan Rambut

1. Meningkatkan Pertumbuhan Rambut

Jeruk nipis bermanfaat dalam meningkatkan pertumbuhan rambut. Hal ini telah digunakan untuk mengobati kebotakan, rambut menipis dan kerontokan rambut masalah untuk usia sekarang. Nutrisi utama yang mendorong pertumbuhan rambut adalah vitamin C, yang hadir dalam jeruk nipis dalam jumlah besar. Air jeruk nipis dapat digunakan untuk mengoptimalkan pertumbuhan rambut.

2. Membuat Rambut berkilau

Rambut yang berkilau sangat diinginkan oleh semua wanita dan jeruk nipis dapat membuat rambut menjadi apa yang banyak orang inginkan. Air jeruk nipis yang digunakan bersama dengan madu dan campuran minyak zaitun sebelum mencuci rambut, dapat memberikan kilau rambut alami. Jeruk nipis yang tergabung dalam shampoo bersama dengan bahan penting lainnya dapat membuat rambut halus dan bersinar.

3. Mencerahkan warna rambut

Seperti yang dinyatakan sebelumnya, air jeruk nipis memiliki sifat keringanan alami. Jika ingin warna rambut menjadi lebih cerah tanpa menggunakan bahan kimia, air jeruk nipis bisa menjadi pilihan. Yang perlu diakukan adalah menerapkan air jeruk nipis pada rambut dan duduk di bawah sinar matahari selama satu jam atau mengekspos rambut pada sinar matahari. Kemudian, bilas rambut. Treatment ini akan membuat rambut menjadi lebih cerah.

4. Menghilangkan Ketombe

Khasiat jeruk nipis banyak digunakan untuk masalah rambut seperti ketombe dan kerontokan. Caranya cukup mudah, basuhlah rambut dengan air hangat yang sudah dicampur dengan air perasan jeruk nipis. Diamkan rambut sebentar dan bilas lagi dengan air dingin sampai bersih, dianjurkan untuk membilas rambut dengan sampo yang mengandung jeruk nipis, untuk menambah kesegaran.
Penyimpanan Jeruk Nipis

Puncak musim jeruk nipis adalah bulan April sampai Agustus, meskipun buah ini dapat tersedia di toko-toko sepanjang tahun. Pilih buah yang besar dan memiliki berat yang sesuai dengan ukurannya. Pilih buah yang berwarna kuning cerah, dengan aroma jeruk segar. Hindari buahnya yang berwarna hijau gelap karena belum matang dan tidak akan memiliki banyak air. Selain itu, hindari buahnya dengan bintik-bintik gelap dipermukaannya.

Di rumah, untuk menyimpannya dalam kantong plastik di dalam lemari es, akan membuatnya tetap awet sampai seminggu. Simpan perasan lemon di dalam kompartemen freezer untuk digunakan nanti. Toko kering semangat dalam sejuk dan kering dalam gelas wadah kedap udara jauh dari kelembaban.
Efek Samping Jeruk Nipis

Jeruk nipis kemungkinan akan aman dikonsumsi bagi kebanyakan orang dewasa, dalam jumlah yang ditemukan dalam makanan. Namun aplikasi air jeruk nipis langsung ke kulit mungkin tidak aman. Beberapa orang sensitif terhadapnya bila diterapkan secara langsung pada kulit. Hal ini dapat menyebabkan kulit menjadi sangat sensitif terhadap sinar matahari. Kenakan tabir surya dan pakaian pelindung luar, terutama jika berkulit terang.

Air jeruk nipis sangat rendah PH, sekitar 2,0. Pada beberapa orang yang sensitif, jus asam yang asam terkadang menimbulkan sensasi terbakar jika bersentuhan dengan mulut, lidah, dan bibir. Selain itu, jika dikonsumsi dalam jumlah besar, dapat memperburuk penyakit dan ulkus lambung kondisi asam lambung.

Sunday, 12 July 2015

Kanker Otak

Siapa yang tidak takut mendengar penyakit Kanker Otak? Salah satu jenis penyakit Kanker ini memang sama seperti penyakit Kanker lainnya di mana dapat menyebabkan kematian. Menjadi salah satu penyakit yang mematikan, Kanker Otak tentu memiliki banyak serba – serbi di baliknya. Mulai dari fakta, gejala, diagnosis, sampai pengobatan.

Penderita kanker otak di Indonesia

Penderita Kanker Otak di Indonesia sendiri setiap tahunnya bertambah dengan perbandingan antara penderita Pria dan Wanita sama dengan 3:2. Mengenai pengertian Kanker Otak, kanker Otak adalah penyakit yang menyerang bagian otak di mana penderita nantinya terus mengalami penurunan produktivitas hingga dapat kehilangan nyawanya.

Jenis Kanker Otak

Penyakit Kanker Otak dibagi menjadi dua jenis yaitu Kanker Otak Primer dan Kanker Otak Sekunder.

  • Kanker Otak Primer adalah Kanker Otak yang berawal dari tumbuhnya tumor di bagian otak langsung.
  • Sedangkan Kanker Otak Sekunder adalah Kanker Otak yang berasal dari bagian atau organ lain di mana tumor tersebut menyebar ke bagian otak.
Sampai saat ini penyebab dari tumbuhnya atau terjadinya Kanker Otak belum diketahui. Mari kita bahas Kanker otak dan tahapan deteksinya..

Stadium Kanker Otak

Kanker Otak Stadium tahap awal memiliki perbedaan dengan tingkat Kanker Otak lainnya. Ini menjadi awal mula di mana sel tumor ganas atau Kanker muncul dalam tubuh. Gejala awal timbulnya sel tersebut pada Kanker Otak Stadium 1 juga berbeda. Berbeda dengan tingkat stadium lain begitupun berbeda dengan kondisi pasien atau penderita tersebut. Pada umumnya penderita atau pasien Kanker Otak Stadium 1 kebanyakan tidak mengetahui bahwa mereka sedang menderita penyakit tersebut.
Gejala yang timbul
Gejala yang timbul biasanya hanya bisa dilihat bila melakukan check up ke dokter ahli bidang Kanker. Kebanyakan penderita Kanker Otak baru mengetahui di tingkat setelah Stadium 1. Pada Kanker Otak Stadium 1, Pertumbuhan sel tumor atau Kanker layaknya pertumbuhan sel lainnya dalam otak. Mereka mulai tumbuh dengan ukuran kecil dan masih terlihat normal.
Adapun penderita yang mengetahui bahwa ia menderita Kanker Otak Stadium 1 biasanya penderita tersebut memang sering atau selalu rutin memeriksakan diri ke dokter. Inilah yang menjadi alasan mengapa selalu disarankan kita melakukan check up ke dokter setiap bulan. Bukan hanya ketika sakit saja agar bila ada penyakit dapat diketahui secepat mungkin begitupun dokter dapat memberi tindakan.
Untuk penderita penyakt Kanker Otak Stadium 1 kebanyakan dapat disembuhkan bila memang penanganan pengobatannya tepat. Tahap untuk menjalani pengobatan anatara setiap penderita berbeda.
Berikut tahap bagaimana perjalanan seoran penderita Kanker Otak Stadium 1 dari mulai diagnosis dokter, pengecekan, hingga penyembuhan:

Tahapaan Diagnosis Kanker Otak

1.) Tahap Wawancara

Sebelum dokter benar – benar memvonis seseorang atau pasiennya sebagai penderita penyakit Kanker Otak, dokter akan terlebih dahulu melakukan wawancara terhdap pasien tersebut. Dokter akan menanyakan dan mencari tahu penyebab mengapa sang pasien dapat diduga terserang penyakit Kanker Otak Stadium 1. Hal ini ada beberapa faktor yang dapat menunjang yaitu:
  1. Faktor genetik
Ada sebagian penderita yang memang terserang penyakit Kanker karena memiliki faktor genetik di mana ada keluarganya khususnya orangtua mereka juga terseraang penyakit tersebut. Sehingga memang sulit dihindari untuk tidak terkena Kanker.
  1. Faktor lingkungan
Dokter juga akan bertanya bagaimana kita hidup. Ada banyak penderita Kanker Otak yang terseraang kanker dikarenakan lingkungan kerja atau juga tempat tinggal yang buruk. Misalnya bekerja atau tinggal di sekitar Industri Produksi Karet, Industri Perminyakan, dan lain – lain.
  1. Faktor Pola hidup
Selain dari faktor genetik dan faktor lingkungan, penderita juga akan ditanya bagaimana pola hidup mereka. Apakah terlalu sering menggunakan gadget dengan waktu yang lama, penggunaan ponsel yang terlalu lama, merokok, mengalami trauma di bagian kepala, ataupun menderita penyakit HIV. Karena semua itu dapat menjadi pendukung dan memicu sel Kanker tumbuh.
Setelah melakukan wawancara, dokter akan mulai memberi diagnosis terhadap pasien.

2.) Saran dan referensi dokter

Setelah tahu mengenai faktor dan pemicu, dokter akan menyarankan dan memberi surat referensi untuk melakukan berbagai tes. Mulaidari tes CT Scan (Computerizd Tomography), tes MRI (Magnetic Resonance Imaging), dan Uji fisik. Dokter akan menulis sendiri referensi untuk bagian Radiologi, apa suntikan tes yang harus diberikan begitupun keterangan yang harus dicari oleh pihak Radiologi.

3.) Diagnosis

Di tahap ini dokter akan kembali memikirkan dengan cermat atas hasil wawancara berupa faktor pemicu dan juga melihat hasil tes dari pihak Radiologi. Kemudian mereka akan memberi diagnosis secara jelas. Sudah di tingkat berapakan kanker Otak sang pasien dan di mana letak sel Kanker tersebut.

4.) Pengobatan

Dokter yang telah memberi diagnosis dan vonis Kanker Otak Stadium 1 pada sang pasien tentu akan memberi saran terhadap pengobatan. Untuk pengobatan mereka akan melihat terlebih dahulu mana pengobatan yang cocok dengan melihat kondisi Kanker Otak juga kondisi kesehatan sang pasien. Biasanya untuk Stadium 1, pengobatannya bisa melalui operasi. Itupun bila memungkinkan letah tumornya tidak menganggu organ lain khususnya saraf. Atau dengan gabungan pengobatan lainnya.

Pengobatan Kanker Otak Stadium Awal

Pengobatan – pengobatan lainnya yaitu Radiotherapy, Radiosurgery, Chemotheraphy. Hyperthermia, dan Immunotherapy. Inilah perbedaan cara pengobatan tersebut:
  1. Operasi: Pengobatan dengan cara menghilangkan dan mengangkan Kanker atau tumor dari otak agar tidak menyebar ke bagian lainnya juga agar tidak membesar.
  2. Radiotherapy: Pengobatan dengan menggunakan bantuan radiasi tinggi dengan tujuan untuk membuat sel – sel Kanker atau tumor menjadi lemah dan tidak lagi berkembang.
  3. Radiosurgery: Pengobatan yang bertujuan untuk mengangkat sel Kanker atau tumor di mana letak sel tersebut sulit dijangkau sehingga operasinya harus dibantu dengan Pisau Gamma.
  4. Chemotherapy: Pengobatan dengan bantuan suntikan obat yang ditunjukan langsung pada sel di mana bertujuan untuk mematikan sel secara perlahan. Obat untuk Kanker Otak Stadium 1 dengan lainnya berbeda – beda.
  5. Hyperthermia: Pengobatan dengan cara pemanasan.
  6. Immunotherapy: Pengobatan yang menggunakan media sel imun untuk dibimbing agar dapat melawan dan membunuh sel Kanker atau tumor.
Bila sang pasien dapat menerima dan mau untuk melakukan pengobatan, biasanyanya pasien Kanker Otak Stadium 1 tersebut dapat sembuh. Semua tergantung pada kemampuan sang pasien seperti ketahanan batin dan juga mengenai biaya. Karena tidak sedikit penderita Kanker Otak yang mengami penurunan atau merasa down ketika tahu bahwa mereka menderita Kanker Otak Stadium 1. Paadahal hal tersebut dapat membuat pengobatan terganggu. Itu makanya biasanya dokter akan meminta keluarga dan kerabat juga teman agar terus memberi semangat dan motivasi agar sang pasien atau penderita terus bersemangat ingin sembuh.

Efek Pengobatan

Adapun efek dari berbagai pengobatan tergantung dari reaksi tubuh pasien atau penderita. Untuk tahap operasi tentu sama dengan operasi lain di mana pasien akan terlebih dahulu mengalami penurunan metabolisme. Untuk pengobatan yang menggunakan radiasi dan obat khusus, biasanya membuat tubuh penderita bereaksi seperti bobot tubuh menjadi naik atau turun, perut merasa mual, dan rambut rontok. Dokter akan menyesuaikan dengan reaksi tubuh pasien dan akan menghentikan pengobatan bila memang tubuh pasien tersebut menolaknya.



Serba – Serbi Kanker Otak

Stadium Lengkap :
Info Pencegahan dan Treatment:

Kanker Otak Stadium 4 : Gejala, Gambar, Diagnosis, dan Pengobatannya

Kanker Otak Stadium 4 memiliki perbedaan dengan tingkat Kanker Otak lainnya. Ini menjadi proses sel Kanker Otak tumbuh begitu cepat dan menyebar. Sel tersebut telah banyak memakan sel baik di sekitarnya. Berbeda dengan tingkat stadium lain begitupun berbeda dengan kondisi pasien atau penderita tersebut.
Gambar



















Pada umumnya penderita atau pasien Kanker Otak Stadium 4 sudah tahu bahwa ada yang salah dengan kepala mereka dan memang sebagian besar sudah tahu kalau mereka menderita Kanker Otak.

Gejala Kanker Otak Stadium 4

Biasanya penderita awalnya merasakan gejala – gejala Kanker Otak Stadium 4. Di antaranya:
  • Tidak dapat melakukan aktivitas apapun.
  • Tubuh tidak dapat digerakan.
  • Indera dalam tubuh tidak berfungsi dengan baik.
  • Pandangan telah kabur seperti tidak tahu memikirkan apa.
  • Pikun dan mudah sekali lupa.
Untuk penderita penyakt Kanker Otak Stadium 4 sebagian besar sulit disembuhkan. Karena pertumbuhan selnya yang sangat cepat tidak dapat diprediksi oleh dokter. Tahap untuk menjalani pengobatan antara setiap penderita berbeda.

Diagnosis Kanker Otak Stadium 4

Berikut tahap bagaimana perjalanan seorang penderita Kanker Otak Stadium 4 dari mulai diagnosis dokter, pengecekan, hingga penyembuhan:
1.) Tahap Wawancara
Sebelum dokter benar – benar memvonis seseorang atau pasiennya sebagai penderita penyakit Kanker Otak, dokter akan terlebih dahulu melakukan wawancara terhdap pasien tersebut. Dokter akan menanyakan dan mencari tahu penyebab mengapa sang pasien dapat diduga terserang penyakit Kanker Otak Stadium 2. Hal ini ada beberapa faktor yang dapat menunjang yaitu:
  1. Faktor genetik
Ada sebagian penderita yang memang terserang penyakit Kanker karena memiliki faktor genetik di mana ada keluarganya khususnya orangtua mereka juga terserang penyakit tersebut. Sehingga memang sulit dihindari untuk tidak terkena Kanker.
  1. Faktor lingkungan
Dokter juga akan bertanya bagaimana kita hidup. Ada banyak penderita Kanker Otak yang terserang kanker dikarenakan lingkungan kerja atau juga tempat tinggal yang buruk. Misalnya bekerja atau tinggal di sekitar Industri Produksi Karet, Industri Perminyakan, dan lain – lain.
  1. Faktor Pola hidup
Selain dari faktor genetik dan faktor lingkungan, penderita juga akan ditanya bagaimana pola hidup mereka. Apakah terlalu sering menggunakan gadget dengan waktu yang lama, penggunaan ponsel yang terlalu lama, merokok, mengalami trauma di bagian kepala, ataupun menderita penyakit HIV. Karena semua itu dapat menjadi pendukung dan memicu sel Kanker tumbuh.
Setelah melakukan wawancara, dokter akan mulai memberi diagnosis terhadap pasien.
2.) Saran dan referensi dokter
Setelah tahu mengenai faktor dan pemicu, dokter akan menyarankan dan memberi surat referensi untuk melakukan berbagai tes. Mulai dari tes CT Scan (Computerizd Tomography), tes MRI (Magnetic Resonance Imaging), dan Uji fisik. Dokter akan menulis sendiri referensi untuk bagian Radiologi, apa suntikan tes yang harus diberikan begitupun keterangan yang harus dicari oleh pihak Radiologi.
3.) Diagnosis
Di tahap ini dokter akan kembali memikirkan dengan cermat atas hasil wawancara berupa faktor pemicu dan juga melihat hasil tes dari pihak Radiologi. Kemudian mereka akan memberi diagnosis secara jelas. Sudah di tingkat berapakan kanker Otak sang pasien dan di mana letak sel Kanker tersebut.
4.) Pengobatan
Dokter yang telah memberi diagnosis dan vonis Kanker Otak Stadium 3 pada sang pasien tentu akan memberi saran terhadap pengobatan. Untuk pengobatan mereka akan melihat terlebih dahulu mana pengobatan yang cocok dengan melihat kondisi Kanker Otak juga kondisi kesehatan sang pasien. Biasanya untuk Stadium 4, pengobatannya dengan cara kombinasi atau campuran. Pengobatan campuran yaitu menggabungkan lebih dari satu cara pengobatan. Selain operasi, pengobatan – pengobatan jenis lainnya adalah Radiotherapy, Radiosurgery, Chemotheraphy. Hyperthermia, dan Immunotherapy. Inilah perbedaan cara pengobatan tersebut:
  1. Operasi: Pengobatan dengan cara menghilangkan dan mengangkan Kanker atau tumor dari otak agar tidak menyebar ke bagian lainnya juga agar tidak membesar.
  2. Radiotherapy: Pengobatan dengan menggunakan bantuan radiasi tinggi dengan tujuan untuk membuat sel – sel Kanker atau tumor menjadi lemah dan tidak lagi berkembang.
  3. Radiosurgery: Pengobatan yang bertujuan untuk mengangkat sel Kanker atau tumor di mana letak sel tersebut sulit dijangkau sehingga operasinya harus dibantu dengan Pisau Gamma.
  4. Chemotherapy: Pengobatan dengan bantuan suntikan obat yang ditunjukan langsung pada sel di mana bertujuan untuk mematikan sel secara perlahan. Obat untuk Kanker Otak Stadium 4 dengan lainnya berbeda – beda.
  5. Hyperthermia: Pengobatan dengan cara pemanasan.
  6. Immunotherapy: Pengobatan yang menggunakan media sel imun untuk dibimbing agar dapat melawan dan membunuh sel Kanker atau tumor.
Untuk sembuh atau tidak untuk Kanker Otak Stadium 4 sebagian besar harus pasrah dengan keadaan dan tidak dapat sembuh. Dokter juga hanya akan melakukan sebisa mereka dan terus berharap pasien dapat sembuh. Namun tubuh pasien yang sudah sulit dikendalikan menjadi hal paling utama mengapa pasien tidak dapat sembuh. Selain itu pada Stadium 4, kemungkinan besar sel kanker memang sudah menyebar ke bagian lainnya seperti bagian punggung dan merusak saraf – saraf.
Di Stadium 4 ini pasien Kanker Otak kebanyakan membutuhkan bantuan alat pernafasan untuk terus bernafas. Biasanya tidak dapat bangun dari tempat tidur. Kesembuhan dapat datang dari keajaiban dan izin dari Tuhan.

Kanker Otak Stadium 3 : Gejala, Gambar, Diagnosis, dan Pengobatannya

Kanker Otak Stadium 3 memiliki perbedaan dengan tingkat Kanker Otak lainnya. Ini menjadi proses sel Kanker Otak yang tumbuh terlihat sangat ganas tidak seperti sel lainnya. Sel tersebut akan mulai memakan sel baik di sekitarnya.
Gambar












Berbeda dengan tingkat stadium lain begitupun berbeda dengan kondisi pasien atau penderita tersebut. Pada umumnya penderita atau pasien Kanker Otak Stadium 3 sudah tahu bahwa ada salah dengan kepala mereka karena gejala yang diberikan juga sangat hebat bahkan membuat penderita tersebut benar – benar tidak dapat beraktivitas normal.

Gejala Kanker Otak Stadium 3

Biasanya penderita awalnya merasakan gejala – gejala Kanker Otak Stadium 3. Di antaranya:
  • Mengalami sakit kepala yang sangat hebat. Mulai dari kepala hingga leher dan tidak dapat diredakan dengan obat sakit kepala biasa.
  • Tiba – tiba mengalami mimisan tanpa alasan atau darah mengalir begitu saja dari hidung seperti air.
  • Beberapa organ tubuh tiba – tiba sulit digerakan seperti biasanya.
Untuk penderita penyakt Kanker Otak Stadium 3 sebagian besar sulit disembuhkan. Karena pertumbuhan selnya yang sangat cepat tidak dapat diprediksi oleh dokter.

Tahapan Diagnosis Kanker Otak Stadium 3

Tahap untuk menjalani pengobatan antara setiap penderita berbeda. Berikut tahap bagaimana perjalanan seoran penderita Kanker Otak Stadium 3 dari mulai diagnosis dokter, pengecekan, hingga penyembuhan:
1.) Tahap Wawancara
Sebelum dokter benar – benar memvonis seseorang atau pasiennya sebagai penderita penyakit Kanker Otak, dokter akan terlebih dahulu melakukan wawancara terhdap pasien tersebut. Dokter akan menanyakan dan mencari tahu penyebab mengapa sang pasien dapat diduga terserang penyakit Kanker Otak Stadium 2. Hal ini ada beberapa faktor yang dapat menunjang yaitu:
  1. Faktor genetik
Ada sebagian penderita yang memang terserang penyakit Kanker karena memiliki faktor genetik di mana ada keluarganya khususnya orangtua mereka juga terserang penyakit tersebut. Sehingga memang sulit dihindari untuk tidak terkena Kanker.
  1. Faktor lingkungan
Dokter juga akan bertanya bagaimana kita hidup. Ada banyak penderita Kanker Otak yang terserang kanker dikarenakan lingkungan kerja atau juga tempat tinggal yang buruk. Misalnya bekerja atau tinggal di sekitar Industri Produksi Karet, Industri Perminyakan, dan lain – lain.
  1. Faktor Pola hidup
Selain dari faktor genetik dan faktor lingkungan, penderita juga akan ditanya bagaimana pola hidup mereka. Apakah terlalu sering menggunakan gadget dengan waktu yang lama, penggunaan ponsel yang terlalu lama, merokok, mengalami trauma di bagian kepala, ataupun menderita penyakit HIV. Karena semua itu dapat menjadi pendukung dan memicu sel Kanker tumbuh.
Setelah melakukan wawancara, dokter akan mulai memberi diagnosis terhadap pasien.
2.) Saran dan referensi dokter
Setelah tahu mengenai faktor dan pemicu, dokter akan menyarankan dan memberi surat referensi untuk melakukan berbagai tes. Mulai dari tes CT Scan (Computerizd Tomography), tes MRI (Magnetic Resonance Imaging), dan Uji fisik. Dokter akan menulis sendiri referensi untuk bagian Radiologi, apa suntikan tes yang harus diberikan begitupun keterangan yang harus dicari oleh pihak Radiologi.
3.) Diagnosis
Di tahap ini dokter akan kembali memikirkan dengan cermat atas hasil wawancara berupa faktor pemicu dan juga melihat hasil tes dari pihak Radiologi. Kemudian mereka akan memberi diagnosis secara jelas. Sudah di tingkat berapakan kanker Otak sang pasien dan di mana letak sel Kanker tersebut.
4.) Pengobatan
Dokter yang telah memberi diagnosis dan vonis Kanker Otak Stadium 3 pada sang pasien tentu akan memberi saran terhadap pengobatan. Untuk pengobatan mereka akan melihat terlebih dahulu mana pengobatan yang cocok dengan melihat kondisi Kanker Otak juga kondisi kesehatan sang pasien. Biasanya untuk Stadium 3, pengobatannya dengan cara kombinasi atau campuran. Pengobatan campuran yaitu menggabungkan lebih dari satu cara pengobatan. Selain operasi, pengobatan – pengobatan jenis lainnya adalah Radiotherapy, Radiosurgery, Chemotheraphy. Hyperthermia, dan Immunotherapy. Inilah perbedaan cara pengobatan tersebut:
  1. Operasi: Pengobatan dengan cara menghilangkan dan mengangkan Kanker atau tumor dari otak agar tidak menyebar ke bagian lainnya juga agar tidak membesar.
  2. Radiotherapy: Pengobatan dengan menggunakan bantuan radiasi tinggi dengan tujuan untuk membuat sel – sel Kanker atau tumor menjadi lemah dan tidak lagi berkembang.
  3. Radiosurgery: Pengobatan yang bertujuan untuk mengangkat sel Kanker atau tumor di mana letak sel tersebut sulit dijangkau sehingga operasinya harus dibantu dengan Pisau Gamma.
  4. Chemotherapy: Pengobatan dengan bantuan suntikan obat yang ditunjukan langsung pada sel di mana bertujuan untuk mematikan sel secara perlahan. Obat untuk Kanker Otak Stadium 3 dengan lainnya berbeda – beda.
  5. Hyperthermia: Pengobatan dengan cara pemanasan.
  6. Immunotherapy: Pengobatan yang menggunakan media sel imun untuk dibimbing agar dapat melawan dan membunuh sel Kanker atau tumor.
Kanker Otak Stadium 3 akan mudah sekali berlanjut ke Stadium 4 karena kondisi fisik penderita yang memang telah menurun karena sel Kanker yang telah merusak banyak bagian dalam otak.

Kanker Otak Stadium 2 : Gejala, Gambar, Diagnosis, dan Pengobatannya

Penyakit Kanker Otak dibagi menjadi dua jenis yaitu Kanker Otak Primer dan Kanker Otak Sekunder. Kanker Otak Primer adalah Kanker Otak yang berawal dari tumbuhnya tumor di bagian otak langsung. Sedangkan Kanker Otak Sekunder adalah Kanker Otak yang berasal dari bagian atau organ lain di mana tumor tersebut menyebar ke bagian otak.  Sampai saat ini penyebab dari tumbuhnya atau terjadinya Kanker Otak belum diketahui. Mari kita bahas Kanker Otak Stadium 2.

Gambar & Indikasi Awal


Kanker Otak Stadium 2 memiliki perbedaan dengan tingkat Kanker Otak lainnya. Ini menjadi proses sel Kanker Otak yang tumbuh terlihat seperti sel lainnya namun memberi perubahan pada sistem kerja tubuh penderita. Berbeda dengan tingkat stadium lain begitupun berbeda dengan kondisi pasien atau penderita tersebut. Pada umumnya penderita atau pasien Kanker Otak Stadium 2 mulai merasa ada yang tidak beres dan sebagian melakukan konsultasi pada dokter berbeda dengan Stadium 1 yang memang kebanyakan tidak menyadari karena tidak ada gejala khusus.

Gejala Kanker Otak stadium 2

Biasanya penderita awalnya merasakan gejala – gejala Kanker Otak Stadium 2. Di antaranya:
  • Muntah – muntah tanpa alasan yang jelas
  • Mudah merasa lelah meski hanya melakukan sedikit aktivitas.
  • Mudah mengantuk dan banyak menguap. Hal ini dikarenakan kerja oksigen yang tidak lancar untuk sampai ke otak.
Untuk penderita penyakt Kanker Otak Stadium 2 sebagian dapat disembuhkan bila memang penanganan pengobatannya tepat dan cepat. Tahap untuk menjalani pengobatan antara setiap penderita berbeda.

Tahapan Diagnosis Kanker Otak Stadium 2

Berikut tahap bagaimana perjalanan seoran penderita Kanker Otak Stadium 2 dari mulai diagnosis dokter, pengecekan, hingga penyembuhan:
1.) Tahap Wawancara
Sebelum dokter benar – benar memvonis seseorang atau pasiennya sebagai penderita penyakit Kanker Otak, dokter akan terlebih dahulu melakukan wawancara terhdap pasien tersebut. Dokter akan menanyakan dan mencari tahu penyebab mengapa sang pasien dapat diduga terserang penyakit Kanker Otak Stadium 2. Hal ini ada beberapa faktor yang dapat menunjang yaitu:
  1. Faktor genetik
Ada sebagian penderita yang memang terserang penyakit Kanker karena memiliki faktor genetik di mana ada keluarganya khususnya orangtua mereka juga terserang penyakit tersebut. Sehingga memang sulit dihindari untuk tidak terkena Kanker.
  1. Faktor lingkungan
Dokter juga akan bertanya bagaimana kita hidup. Ada banyak penderita Kanker Otak yang terseraang kanker dikarenakan lingkungan kerja atau juga tempat tinggal yang buruk. Misalnya bekerja atau tinggal di sekitar Industri Produksi Karet, Industri Perminyakan, dan lain – lain.
  1. Faktor Pola hidup
Selain dari faktor genetik dan faktor lingkungan, penderita juga akan ditanya bagaimana pola hidup mereka. Apakah terlalu sering menggunakan gadget dengan waktu yang lama, penggunaan ponsel yang terlalu lama, merokok, mengalami trauma di bagian kepala, ataupun menderita penyakit HIV. Karena semua itu dapat menjadi pendukung dan memicu sel Kanker tumbuh.
Setelah melakukan wawancara, dokter akan mulai memberi diagnosis terhadap pasien.
2.) Saran dan referensi dokter
Setelah tahu mengenai faktor dan pemicu, dokter akan menyarankan dan memberi surat referensi untuk melakukan berbagai tes. Mulaidari tes CT Scan (Computerizd Tomography), tes MRI (Magnetic Resonance Imaging), dan Uji fisik. Dokter akan menulis sendiri referensi untuk bagian Radiologi, apa suntikan tes yang harus diberikan begitupun keterangan yang harus dicari oleh pihak Radiologi.
3.) Diagnosis
Di tahap ini dokter akan kembali memikirkan dengan cermat atas hasil wawancara berupa faktor pemicu dan juga melihat hasil tes dari pihak Radiologi. Kemudian mereka akan memberi diagnosis secara jelas. Sudah di tingkat berapakan kanker Otak sang pasien dan di mana letak sel Kanker tersebut.
4.) Pengobatan
Dokter yang telah memberi diagnosis dan vonis Kanker Otak Stadium 2 pada sang pasien tentu akan memberi saran terhadap pengobatan. Untuk pengobatan mereka akan melihat terlebih dahulu mana pengobatan yang cocok dengan melihat kondisi Kanker Otak juga kondisi kesehatan sang pasien. Biasanya untuk Stadium 2, pengobatannya bisa melalui operasi dan bantuan pengobatan lain. Pengobatan – pengobatan lainnya yaitu Radiotherapy, Radiosurgery, Chemotheraphy. Hyperthermia, dan Immunotherapy. Inilah perbedaan cara pengobatan tersebut:
  1. Operasi: Pengobatan dengan cara menghilangkan dan mengangkan Kanker atau tumor dari otak agar tidak menyebar ke bagian lainnya juga agar tidak membesar.
  2. Radiotherapy: Pengobatan dengan menggunakan bantuan radiasi tinggi dengan tujuan untuk membuat sel – sel Kanker atau tumor menjadi lemah dan tidak lagi berkembang.
  3. Radiosurgery: Pengobatan yang bertujuan untuk mengangkat sel Kanker atau tumor di mana letak sel tersebut sulit dijangkau sehingga operasinya harus dibantu dengan Pisau Gamma.
  4. Chemotherapy: Pengobatan dengan bantuan suntikan obat yang ditunjukan langsung pada sel di mana bertujuan untuk mematikan sel secara perlahan. Obat untuk Kanker Otak Stadium 2 dengan lainnya berbeda – beda.
  5. Hyperthermia: Pengobatan dengan cara pemanasan.
  6. Immunotherapy: Pengobatan yang menggunakan media sel imun untuk dibimbing agar dapat melawan dan membunuh sel Kanker atau tumor.
Bila sang pasien dapat menerima dan mau untuk melakukan pengobatan, biasanyanya pasien Kanker Otak Stadium 2 tersebut dapat sembuh. Semua tergantung pada kemampuan sang pasien seperti ketahanan batin dan juga mengenai biaya. Karena tidak sedikit penderita Kanker Otak yang mengami penurunan atau merasa down ketika tahu bahwa mereka menderita Kanker Otak Stadium 2. Padahal hal tersebut dapat membuat pengobatan terganggu. Itu makanya biasanya dokter akan meminta keluarga dan kerabat juga teman agar terus memberi semangat dan motivasi agar sang pasien atau penderita terus bersemangat ingin sembuh.

Efek Pengobatan Kanker Otak Stadium 2

Adapun efek dari berbagai pengobatan tergantung dari reaksi tubuh pasien atau penderita. Untuk tahap operasi tentu sama dengan operasi lain di mana pasien akan terlebih dahulu mengalami penurunan metabolisme. Untuk pengobatan yang menggunakan radiasi dan obat khusus, biasanya membuat tubuh penderita bereaksi seperti bobot tubuh menjadi naik atau turun, perut merasa mual, dan rambut rontok. Dokter akan menyesuaikan dengan reaksi tubuh pasien dan akan menghentikan pengobatan bila memang tubuh pasien tersebut menolaknya.
Kanker Otak Stadium 2 akan mudah berlanjut ke Stadium 3 karena kondisi fisik penderita yang menurun sejak mengetahui terkena penyakit tersebut berbeda dengan Stadium 1 yang kebanyakan masih merasa tubuhnya sehat dan kuat.

Saturday, 11 July 2015

Pengobatan Kanker Paru-Paru

Kanker paru-paru memiliki dua jenis tipe yaitu small cell lung cancer dan non small cell lung cancer dengan gejala kanker paru-paru dimana gejala dari dua jenis kanker ini sesuai dengan perkembangan dan pertumbuhannya.  Sehingga di butuhkan pengobatan yang sesuai dengan pertumbuhan sel kanker yang menyebar.
Berikut cara pengobatannya :
A.  Small cell lung cancer (kanker paru-paru kecil)
Small cell cancer ini menyebar di daerah kelenjar getah bening pada bagian dada.  Pengobatannya1):
1.  Kemoterapi
Kemoterapi berupa penggunaan obat-obatan untuk membunuh dan menghentikan sel-sel kanker dalam pertumbuhannya.  Kemoterapi berfungsi untuk menghambat pertumbuhan sel-sel kanker yang beerkembang dan tumbuh.
Pasien yang memiliki kanker paru-paru kecil ini dapat di obati dengan kemoterapi tunggal, artinya dengan menggunakan gabungan dua obat kemoterapi yang diberikan bersamaan.  Hal ini dapat membantu mengurangi ukuran tumor dan dapat memperpanjang kehidupan si pasien.
Biasanya, kemoterapi di lakukan selama pengobatan 1-3 hari setiap minggu.  Lamanya pengobatan ditentukan sejauh mana kanker paru-paru dapat merespon dalam pengobatan.  Biasanya, pengobatan small cell lung cancer berupa etoposid atau irinotecan.  Kedua obat ini memiliki efek samping yang sangat ringan.
2.   Terapi Radiasi
Terapi radiasi dianjurkam bagi si pasien yang masih melakukan kemoterapi dengan tahap terbatas.  Terapi radiasi berupa sinar-x yang memiliki enerrgi yang sangat tinggi, yang di fokuskan pada keberadaan penyakit tertentu untuk membunuh sel-sel kanker.
Radiasi merupakan pengobatan lokal dan memiiliki efek samping yang ringan, berbeda sekali dengan kemoterapi.  Pada penggunaan radiasi dada memungkinkan bagi penderita kanker paru-paru dapat mengurangi dan menghambat pertumbuhan kanker.  Begitu pula dengan radiasi otak, yang juga berfungsi untuk mengurangi penyebaran tumor.
3.  Operasi
Kanker paru-paru kecil memiliki sifat cepat menyebar, sehingga dengan menggunakan operasi untuk pengangkatan tumor paru-paru tidak menjamin kelangsungan hidup pasien.  Tapi, dengan mendiagnosa lebih awal pada kanker paru-paru kecil ini memiliki kelangsungan hidup hingga 35% – 40%.   Operasi pembedahan ini menggunakan tabung tipis yang dimasukkan kedalam tulang dada dan ke bagian tengah dada antara paru-paru kanan dan kiri.
Dalam operasi, dokter akan mengaangkat kelenjar getah bening untuk sebagai sampel apakah didalam kelenjar getah bening mengandung sel-sel kanker atau tidak.
B.  Non small cell lung cancer (kanker paru-paru sel non kecil )
Pada tingkatan pengobatan kanker paru-paru sel non kecil berdasarkan tahapan-tahapan stadium dengan tingkatan pertumbuhan kanker.  Untuk kanker paru-paru sel non kecil ini terlihat pada tahap awal.  Berikut tahapan-tahapan pengobatan pengobatannya2) :
1.  Stadium awal

Kanker paru-paru sel non kecil sangat berbeda dengan jenis kanker paru-paru kecil.  Kanker paru-paru sel non kecil tidak menyerang dan menyebar lebih dalam pada jarringan paru-paru.  Sehingga dapat disembuhkan dengan operasi pembedahan saja.  Sealain itu, perawatan seperti terapi photodynamic, terapi laser, atau brachytheraphy merupakan pengobatan alternatiff untuk operasi pada tahap 0 kanker.
2.  Stadium 1
Pada tahap 1, operasi merupakan jalan keluar dalam pengobatan dengan cara menghilangkan dan memeriksanya apakah terdapat sel-sel kanker.  Pada tahap stadium 1, kanker ini memiliki resiko lebih tinggi muncul kembali.  Dengan pengobatan kemoterapi adjuvan, dapat menurunkan resiko kanker kembali.
Jika kanker yang di derita leebih parah, terapi radiasi stereotatic atau terapi radiasi konvensional merupakan pengobatan utama anda.  Selain itu, alternatif kedua dengan menggunakan radiofrequency dimana tumor ini tumbuh kecil ini tumbuh dan berkembang di bagian luar dari paru-paru.
3.  Stadium 2
Pada tahap stadium dua di perlukan pengobatan dengan cara operasi, yaitu mengangkat sel-sel kanker kelenjar getah bening.  Sebelum melakukan operasi, kemoterapi dapat membantu mengecilkan tumor agar operasi dapat berjalan dengan mudah.  Jika dalam operasi terdapat sel-sel kanker yang tertinggal, hal ini di lakukan dengan operasi tambahan untuk membersihkan sel-sel kanker yang tertinggal.  Kemudian di lakukan kemoterapi dan radiasi.
4.  Stadium 3A
Pada tahap stadium 3A dilakukan dengan pengobatan terapi radiasi, kemoterapi, atau operasi.  Dalam tahap staduim 3A di butuhkan beberapa masukan dalam perencanaan pengobatan baik itu dari ahli medis, ahli radiasi, dan ahli bedah.  Pada pemilihan pengobatan sesuai dengan pertumbuhan sel-sel kanker yang menyebar di sekitar paru-paru.
5.  Stadium 3B
Pada tahapan stadium 3B sel kanker telah menyebar ke kelenjar getah bening yang sangat dekat dengan paru-paru dan pada bagian leher.  Kanker yang sudah pada tingkatan stadium 3B tidak bisa di lakukan dengan pembedahan.  Kemoterapi dan radiasi merupakan salah satu cara untuk mempertahankan sel kanker agar tidak menyebar.  Pada tingkatan ini pengobatan sangat sulit sekali, karena perkembangan sel kanker sudah menyebar.
6.  Stadium 4
Pada tingkatan stadium 4 perkembangan sel kanker telah menyebar luas dalam tubuh.  Jika anda dalam keadaan yang tidak sehat, semua cara pengobatan seperti pembedahan, kemoterapi, dan radiasi sangat sulit sekali untuk di obati.  Tetapi, jika anda dalam keadaan sehat semua pengobatan dapat membantu anda bertahan hidup lebih lama.  Ada pengobatan lain seperti terapi photodynamic, dimana terapi ini digunakan untuk membantu meringankan gejala.
Pada sebagian orang sel kanker tidak hilang sepenuhnya.  Dengan menggunakan pengobatan seperti radiasi, pembedahan, kemoterapi yang bisa menjaga, menahan dan mengurangi sel kanker menyebar.
Hal ini sangatlah penting untuk anda ketahui jika anda ingin memulai pengobatan.  Ada dua pilihan terapi  yang harus anda ketahui dalam pengobatan ini, yaitu terapi ajuvan dimana terapi ini berguna untuk mengurangi resiko kanker datang kembali.  Dan yang kedua, terapi neoadjuvan, dimana terapi ini berguna untuk mengecilkan tumor.
Ada banyak cara di lakukan dalam pengobatan kanker paru-paru dimana pengobatan ini bisa menyebabkan efek samping.  Setiap pasien tentu saja berbeda-beda dalam hal pengobatan, tergantung seberapa seriuskah penyakit kanker paru-paru yang di idapnya.
Sebelum melakukan pengobatan, ada beberapa hal penting yang perlu anda ketahui sebelum anda memulai pengobatan :

  • Pilihan pengobatan yang anda pilih.
  • Efek samping yang mungkin terjadi dalam pengobatan kanker.
  • Cara untuk menringankan rasa tidak nyaman dalam pengobatan.

Kemoterapi Kanker : Efek Samping dan Sejarah Kemoterapi

Kanker adalah penyakit yang muncul karena adanya sel-sel abnormal yang perkembangannya tidak terkontrol. Sel-sel kanker tersebut dapat menyebar luas ke seluruh bagian tubuh lewat sistem peredaran darah. Tercatat sekitar 100 jenis kanker yang saat ini mengancam kehidupan manusia, seperti kanker otak, kanker payudara, kanker kulit, kanker prostat, kanker hati dan sebagainya.
Ada 3 jenis pengobatan bagi mereka yang menderita penyakit kanker, yakni:

  1. Melalui operasi atau pembedahan,
  2. Kemoterapi atau pemberian obat-obatan,
  3. Serta radioterapi dengan menggunakan sinar radiasi.
Pada umumnya, untuk dapat sembuh dari serangan kanker, seorang pasien tidak cukup hanya menggunakan satu cara pengobatan, tapi harus dengan mengkombinasikan 3 jenis pengobatan tersebut. Karena pada dasarnya, kanker baru dapat disembuhkan jika diangkat secara keseluruhan lewat proses pembedahan, agar sel-sel kanker tidak menjalar ke bagian tubuh yang lain. Setelah itu, untuk menghentikan pertumbuhan sel-sel kanker yang masih tersisa atau tertinggal, digunakan pengobatan dengan cara kemoterapi dan radiasi.
Tulisan ini hanya akan membahas tentang pengobatan kemoterapi, sehingga pengobatan penyakit kanker dengan operasi atau pembedahan dan menggunakan terapi radiasi, tidak akan disinggung. Berikut penjelasan tentang pengobatan kemoterapi pada penyakit kanker.

Sejarah Kemoterapi

Pengobatan kemoterapi untuk penyakit kanker diawali sekitar tahun 1940, ketika itu, dunia sedang dilanda Perang Dunia II. Salah satu jenis senjata yang diteliti penggunaannya untuk digunakan dalam perang adalah senjata kimia yakni dengan menggunakan gas mustard. Suatu ketika, tanpa sengaja gas mustard tersebut diledakkan oleh sekelompok orang.
Mereka yang terkena dampak dari ledakan gas itu, setelah diperiksa ternyata sel darah putihnya (pasukan imun sistem) sangat rendah. Berdasarkan kejadian itulah, para dokter berkesimpulan bahwa untuk membunuh sel-sel kanker yang semula dilakukan dengan menyuruh pasien menghirup gas melalui sistem pernapasan, diganti dengan memberikan pengobatan melalui pembuluh darah. Hasilnya cukup efektif, karena pasien kanker mengalami banyak kemajuan. Penelitian tentang pengobatan kanker dengan memasukkan obat-obatan ke dalam pembuluh darah terus dikembangkan, sehingga kita kenal sistem pengobatan yang saat ini dinamakan kemoterapi.
Kemoterapi merupakan pengobatan sistemik yang bekerja pada seluruh bagian tubuh dengan cara melenyapkan sel-sel kanker yang perkembangannya sangat cepat. Kemoterapi bisa dilakukan sebelum pembedahan maupun sebelum radiasi dengan maksud untuk memperkecil ukuran tumor, bisa juga dilakukan setelah proses pembedahan dan radiasi dengan maksud untuk membunuh sel-sel kanker yang masih tersisa di dalam tubuh. Kelemahan dari kemoterapi, daya kerjanya tidak hanya efektif dalam menghambat dan membunuh sel-sel kanker, tapi juga berpengaruh negatif terhadap sel-sel normal. Sehingga pengobatan kemoterapi, selalu diiringi dengan efek samping yang berpengaruh negative terhadap kesehatan tubuh.

Kemoterapi untuk Pengobatan Kanker

Ada 2 alasan utama dilakukannya kemoterapi untuk pengobatan penyakit kanker:

  1. Untuk melenyapkan, setidaknya mengendalikan tumor, serta meringankan derita yang dirasakan penderita penyakit kanker, yakni rasa sakit. Kemoterapi jenis ini disebut kemoterapi paliatif.
  2. Untuk mencegah munculnya kembali sel-sel kanker pasca dilakukan operasi atau terapi radiasi. Kemoterapi jenis ini dinamakan kemoterapi adjuvant.
Pengaplikasian kemoterapi untuk pengobatan penyakit kanker dapat dilakukan dengan 3 cara, yaitu:

  1. Kemoterapi dijadikan sebagai terapi utama dalam prosedur pengobatan, dengan maksud untuk melenyapkan sel-sel kanker hingga benar-benar bersih.
  2. Kemoterapi dijadikan sebagai terapi tambahan terhadap para pasien yang selesai melakukan operasi atau radiasi, dengan maksud agar tidak ada lagi tumor yang tersisa.
  3. Kemoterapi dijadikan sebagai terapi paliatif terhadap penderita kanker yang berada pada stadium lanjut atau stadium 4B, dengan maksud untuk mengontrol tumbuhnya sel-sel kanker.
Sebelum pasien divonis harus menjalani kemoterapi, dokter diwajibkan melakukan serangkaian pemeriksaan terutama yang berhubungan dengan fungsi ginjal dan hati. Setelah pasien ditetapkan harus menjalani kemoterapi, tindakan atau bentuk kemoterapi yang diberikan oleh dokter terdiri atas 3 jenis tindakan, yaitu:
  1. Menggunakan kapsul atau tablet, yang merupakan cara paling praktis karena bisa dilakukan sendiri oleh pasien dimanapun berada, tentunya dengan memperhatikan saran dokter.
  2. Lewat injeksi atau suntikan, yang harus dilakukan oleh dokter di rumah sakit, klinik, atau ruang praktek dokter.
  3. Melalui infus, yang harus dilakukan paramedis berpengalaman dan dilakukan di rumah sakit atau di klinik khusus.
Pemberian kemoterapi, frekuensinya tergantung pada  jenis serta tingkat atau stadium kanker yang diderita pasien. Itu sebabnya dokter tidak bisa langsung memutuskan untuk memberikan kemoterapi, meskipun pasien mampu membayarnya. Dokter harus benar-benar tahu, kanker jenis apa yang diderita pasien dan sudah berada pada stadium berapa.

Efek Samping Kemoterapi Beserta Cara Mengatasinya

Seperti yang telah disebutkan di atas, kemoterapi adalah proses pengobatan dengan memasukkan racun ke dalam tubuh, guna meracuni sel-sel kanker agar binasa dan tidak menjalar ke bagian tubuh yang lain. Persoalannya, kemoterapi tidak hanya meracuni sel-sel kanker saja, tapi disaat yang sama juga menghambat pertumbuhan sel-sel sehat yang terdapat di dalam sumsum, saluran pencernaan (gastroinrtestinal tracts), dan yang lainnya, sehingga dapat merusak organ-organ tubuh yang lain, seperti ginjal, hati, paru-paru, jantung, dan lain-lain. Beban racun dari kemoterapi yang berlebihan, juga mengancam sistem kekebalan tubuh, sehingga penderita kanker yang menjalani kemoterapi, akan menderita infeksi dan komplikasi sebagai efek samping dari kemoterapi.
Efek samping dari kemoterapi tersebut, jelas tidak bisa dihilangkan karena merupakan proses alami akibat dari masuknya racun ke dalam tubuh. Sehingga yang bisa dilakukan oleh mereka yang menjalani kemoterapi hanya dengan mengatasinya agar efek samping tersebut dapat ditekan seminim mungkin, dan tidak berkembang menjadi penyakit baru. Berikut beberapa efek samping dari kemoterapi beserta cara mengatasinya:
  1. Rambut Rontok
Efek samping yang mudah dilihat dari pasien kanker yang menjalani kemoterapi adalah rontoknya rambut, disebabkan sel-sel folikel rambut yang juga dapat membelah dengan cepat sebagimana sel kanker ikut diberangus oleh kemoterapi yang tidak bisa membedakan antara sel yang berbahaya dengan sel yang sehat. Untuk mengatasi rambut yang rontok, tidak ada jalan lain kecuali dengan mengenakan wig, atau tetap tampil percaya diri dengan kondisi rambut yang ada.
  1. Mual dan Muntah
Efek samping lainnya yang kerap terjadi akibat kemoterapi adalah rasa mual yang menyebabkan hilangnya nafsu makan, dehidrasi dan konstipasi. Jika mual semakin marah, akan berlanjut dengan muntah-muntah. Hal ini disebabkan karena beberapa jenis dari obat untuk kemoterapi memang menimbulkan rasa mual, disamping karena sebagian orang memang sangat rentan terhadap rasa mual. Untuk mengatasi rasa mual dan muntah, pasien yang menjalani kemoterapi sebaiknya makan dan minum dalam jumlah sedikit namun dilakukan dengan sering. Menghindari makanan yang aromanya menyengat, berminyak, berlemak, terlalu manis, panas, dan pedas.  Meminum wedang jahe serta teh beraroma mint juga bisa mencegah mual dan muntah. Selain itu muntah juga dapat diminimalisir dengan mengkonsumsi Vitamin B6 dengan dosis 50 mg.
  1. Diare dan Konstipasi
Munculnya diare disebabkan karena kemoterapi ikut menghancurkan sel-sel dinding, selain juga disebabkan karena kekurangan gizi, stress, dan rasa cemas. Pengaruh dari diare itu sendiri dapat menimbulkan rasa mual, kembung, kram dan sakit perut, serta iritasi pada kulit. Beberapa obat anti kanker juga edapat menimbulkan konstipasi jika tidak dibarengi dengan asupan cairan dan serat yang cukup.  Untuk mengatasi serangan diare, penderita kanker yang melakukan kemoterapi sebaiknya menghindari makanan yang digoreng, sayuran mentah, biji-bijian, kacang-kacangan, dan minuman yang terlalu panas atau terlalu dingin. Sebaliknya, mereka harus memperbanyak mengkonsumsi telor, kentang, yogurt tawar, roti putih, serta pisang.
  1. Alergi atau Hipersensitif
Alergi dan hipersensitif timbul karena respon sistem kekebalan tubuh akibat kemoterapi. Alergi yang parah dapat memicu terjadinya Anafilaksis, yang menyebabkan schock, tekanan darah rendah, bahkan berujung kematian. Gejala dari reaksi alergi akibat kemoterapi diantaranya gatal-gatal, ruam kulit, sulit bernapas, serta pembengkakan lidah, bibir dan kelopak mata. Beberapa jenis obat alergi memang dapat dipakai untuk mengatasinya, namun agar lebih aman sebaiknya berkonsultasi dulu dengan dokter.
  1. Masalah Kulit
Berbagai macam permasalahan kulit akan muncul selama proses pengobatan kemoterapi, seperti kulit kering, ruam, pecah-pecah gatal, bersisik, terkelupas, dan sensitif terhadap sinar matahari. Untuk itu sebaiknya menghindari paparan sinar matahari langsung, serta menjauhi tempat-tempat yang kotor dan berdebu.
  1. Anemia
Produktifitas sumsum tulang dalam menghasilkan sel darah merah dapat menurun akibat kemoterapi, sehingga jumlah sel darah merah menjadi berkurang. Karena sel darah merah fungsinya mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh, dengan kurangnya sel darah merah dapat membuat jaringan tubuh juga kekurangan oksigen, dan menyebabkan anemia yang ditandai degan berbagai macam gejala, seperti sesak napas, lesu, lelah, serta pusing. Untuk mengatasinya, dapat dilakukan dengan tidur yang cukup, menghindari olah raga berat, mengkonsumsi sayur, daging merah, hati, dan jika memang dibutuhkan dapat mengkonsumsi suplemen eritropentin dan besi.
  1. Infeksi
Kemoterapi membuat produksi leukopenia atau sel darah putih berkurang, sehingga berdampak pada melemahnya sistem kekebalan tubuh dan membuat tubuh rentan terserang infeksi. Dengan kondisi tubuh yang rentan terhadap serangan infeksi itulah, pasien yang menjalani kemoterapi sebaiknya tidak melakukan kontak langsung dengan orang yang sakit, dengan orang yang baru mendapatkan vaksinasi, tidak berada di tempat yang ramai, dan membiasakan mencuci tangan menggunakan sabun antiseptic untuk mencegah infeksi.
  1. Pendarahan
Terjadinya supresi sumsum tulang akibat kemoterapi dapat membuat jumlah trombosit berkurang, sementara trombosit sendiri berperanan penting pada proses pembekuan darah. Itu sebabnya efek samping berupa pendarahan ikut menyertai pasien yang menjalani kemoterapi. Untuk itu, gunakan mouthwash dan dental floss saat membersihkan gigi guna mencegah gusi berdarah. Gunakan lipbalm untuk menjaga agar bibir tidak kering dan mengelupas. Hindari pemakaian alat cukur listrik. Hindari olah raga berbahaya, dan perbanyak meminum air.
  1. Kelelahan
Kelelahan merupakan efek samping yang lumrah pada pasien yang menjalani kemoterapi, disebabkan karena rasa sakit, kurang tidur, hilangnya nafsu makan, serta darah rendah. Kelelahan bisa muncul secara tiba-tiba, serta menyerang tubuh selama berhari-hari, berminggu-minggu, bahkan bisa sampai pada hitungan bulan. Untuk mengatasinya, meski sulit usahakan untuk tidur biarpun dalam waktu yang sebentar dan lakukan sesering mungkin. Lakukan olah raga ringan guna membantu metabolism tubuh. Perbanyak mengkonsumsi cairan serta makanan yang kaya akan vitamin B12, seperti susu, ikan, dan daging. Jika dokter mengijinkan, dapat pula mengkonsumsi suplemen vitamin B12.
  1. Sakit Tenggorokan dan Sariawan
Kemoterapi juga dapat menyebabkan terjadinya iritasi pada tenggorokan dan jaringan mulut yang pada akhirnya menjadi penyebab sariawan. Untuk mengatasinya, berkumurlah dengan air garam atau baking soda, makanlah makanan yang lunak dan tidak mengiritasi, serta sikatlah gigi sedikitnya 4 kali dengan memakai sikat yang lembut.
Demikian sedikit penjelasan tentang pengobatan kanker melalui kemoterapi beserta efek samping yang menyertai, serta cara  mengatasi efek samping dari kemoterapi.

Jenis Kanker Yang Menggunakan Kemoterapi

Jenis kanker lain juga banyak yang memanfaatkan pengobatan ini, silakan konsultasikan dengan dokter terkait.

13 Pengobatan Kanker Mata Yang Wajib Dilakukan Pasien

Pengobatan kanker mata banyak dicari oleh pihak medis maupun dari pihak pasien. Sulit sekali menemukan pasien yang berobat saat stadium masih dini. padahal, pengobatan pada penderita kanker stadium lanjut hanya digunakan untuk memperpanjang umur pasien. Begitu pula dengan pasien kanker mata, mereka banyak yang datang berobat saat stadium sudah memasuki tingkatan lanjut.
Dokter perlu melakukan diagnosa terhadap kondisi pasien terlebih dahulu. Barulah dokter bisa mengetahui apakah penyakit tersebut kanker atau bukan. Melalui pemeriksaan di poli onkologi dokter bisa mengetahui berapa stadium kanker yang diderita.

Diagnosa Kanker Mata

Saat memasuki rumah sakit. Pasien akan diarahkan ke poli onkologi. Di dalam poli tersebut, pasien akan diperiksa apakah gejala-gejala yang dirasakannya benar-benar gejala dari kanker.  Dokter akan melakukan beberapa tahapan dalam mendiagnosis penyakit. Tahapan yang akan dilakukan oleh dokter adalah berikut ini :
  • Melakukan pemeriksaan fisik mata –  Pemeriksaan yang dilakukan ini untuk memastikan apakah di dalam mata pasien terdapat indikasi yang kuat terkena kanker mata.
  • Dokter bisa mengetahui mana mata yang normal dan mana mata yang diserang kanker mata.
  • Pemeriksaan lanjutan bisa dilakukan dengan melakukan CT fundus. CT fundus melibatkan pemeriksaan kepala pasien. CT fundus bisa memperkuat indikasi jika pasien terkena kanker mata.
  • Pemeriksaan laboratorium diperlukan dalam menentukan penyebab kanker mata pasien. Setelah hasil laboratorium menyatakan pasien positif terkena kanker mata, dokter akan memberitahu pengobatan kanker mata yang wajib dillakukan oleh pasien.

Pengobatan Kanker Mata Sesuai Jenisnya

Di negara maju kini mulai digerakkan pengobatan kanker sesuai dengan jenis kankernya. Pengobatan yang dilakukan oleh tim dokter negara maju membuahkan hasil yang maksimal dan efektif dalam mengobati kanker mata. Di negara berkembang seperti Indonesia, pengobatan kanker mata kurang efektif. Penyebab kanker mata satu dengan yang lainnya menggunakan metode pengobatan yang sama.
Pengobatan yang akan dibahas dalam artikel ini adalah pengobatan kanker mata yang dilakukan di negara berkembang seperti Amerika dan Eropa ini :

 1. Kanker Mata Melanoma
Kanker mata dengan jenis ini banyak menyerang bola mata dengan warna biru dan hijau. Kanker mata ini juga menyerang orang dengan kulit putih. Oleh sebab  itu, angka kanker mata melanoma di luar negeri cenderung lebih besar. Sedangkan di Indonesia angka kanker ini cenderung kecil.
Tujuan Pengobatan Kanker Melanoma
  • Mengobati melanoma intraokular yang diderita.
  • Mengurangi risiko penyebaran tumor ganas.
  • Menjaga kesehatan mata pasien agar bisa digunakan untuk melihat lebih stabil.
Tahapan Pengobatan Kanker Melanoma :
Tahap 1 : Observasi akan dilakukan oleh dokter. Hal ini akan dilakukan oleh dokter jika sel melanoma intraokularnya cenderung kecil dan tumbuh lambat. Pasien akan selalu dimonitor oleh tim dokter. Pendekatan ini disebut dengan observasi. Dokter akan meninjau kesehatan pasien. Ketika tumor mulai menunjukkan gejala agresif dibandingkan sebelumnya, dokter baru akan memulai pengobatan aktif.
Tahap 2 : Pengobatan aktif diharuskan saat tumor lebih besar dari ukuran 10mm. Pasien yang melakukan observasi harus bertanya kepada dokter berapa sering dia harus memeriksakan matanya.
Tahap 3 : Operasi akan dilakukan ketika hasil observasi menunjukkan gejala tumor yang ganas dan aktif. Pembedahan dilakukan untuk pengangkatan tumor dan jaringan kanker yang ada. Pembedahan atau operasi merupakan tindakan medis yang paling umum dilakukan.Saat operasi, dokter yang menangani operasi akan menghapus sebagian atau bahkan seluruh mata. Tergantung dengan ukuran dan tingkat penyebaran tumor tersebut.
Tahap 4 : Iridectomy dilakukan untuk mengangkat tumor di bagian iris mata. Hal ini dilakukan jika sel kankernya sudah mengenai iris mata.
Tahap 5 : Iridocycletomy merupakan operasi yang dilakukan tidak hanya di iris saja namun juga di bagian tubuh ciliary.
Tahap 6 : Endoresection merupakan operasi yang digunakan untuk pengangkatan tumor choroidal sekaligus berfungsi sebagai penjaga mata.
Tahap 7 : Enuklesi adalah pengangkatan tumor diseluruh bagian mata. Jika pasien melakukan operasi ini dia akan kehilangan seluruh bagian matanya.

 2. Retinablastoma
Penyakit kanker ini sering dialami oleh anak kecil dan menyerang retina mata. Ciri kanker mata ini, adalah di dalam retina terdapat warna putih jika terkena cahaya akan mengkilat.
Tahapan Pengobatan Kanker Retinablastoma :
Tahap 1 : Terapi proton dilakukan sebagai pengobatan retinablastoma. Terapi ini berupa jenis radiasi eksternal-beam dan yang digunakan adalah sinar x proton. Pada energi yang tinggi, sinar proton mampu menghancurkan sel-sel kanker.
Tahap 2 : Radiasi retinopathy digunakan untuk menghentikan perkembangan tidak normalnya pembuluh darah yang ada di dalam retina.
Tahap 3 : Terapi laser perlu dilakukan untuk menindaklanjuti proses radiasi. Laser perlu dilakukan untuk memperkecil ukuran tumor. Laser juga bisa dikombinasikan dengan terapi radiasi.


3. Kanker Mata Intraokular Sekunder, Kanker Orbit Dan Adneksa
Kanker dengan jenis ini merupakan kanker yang disebabkan oleh faktor sekunder dalam tubuh. Kanker pertama kali tidak tumbuh di mata melainkan menyebar ke mata. Oleh sebab itu diperlukan penanganan lebih khusus dan menyeluruh dibandingkan dengan jenis kanker intraokular primer.
Tahapan Pengobatan :
Tahap 1 : Ketiga kanker tersebut membutuhkan pengobatan yang komplek. Tahapan pertama adalah dengan cara pembedahan lokasi dimana induk kanker berada.
Tahap 2 : Radiasi dilakukan untuk menghancurkan sel-sel kanker yang tumbuh di dalam tubuh. Radiasi dengan ketiga jenis kanker ini dilakukan di seluruh tubuh tidak hanya dibagian mata saja. Sebab sifatnya adalah sekunder.
Tahap 3 : Kemoterapi dilakukan setelah pasien melakukan pembedahan dan radiasi. Semakin tinggi stadium kanker maka semakin banyak pula proses radiasi dan kemoterapi yang harus dilalui.Dokter sebelum melakukan kemo harus mengetahui kondisi pasien apakah dalam keadaan fit atau tidak. Tes laboratorium diperlukan untuk mengecek kadar HB pasien sebelum kemo dilaksanakan. Itulah beberapa tahapan yang harus dilalui dalam pengobatan kanker mata.


Friday, 10 July 2015

Cara Menghilangkan Sakit Gigi

Sakit gigi semua orang pasti pernah mengalaminya, saat sakit gigi segala hal akan menjadi terasa tidak enak, bahkan tidur pun akan menjadi tidak nyenyak. Sakit gigi dapat timbul secara terus menerus terutama saat gigi berlubang atau hanya terasa ngilu dan sakit ketika minum minuman atau makan makanan yang sangat dingin, panas, dan sangat manis, rasa sakit ini terutama sering dialami oleh mereka yang memiliki gigi sensitif (rasa sakit karena gigi sensitif umumnya dapat diatasi dengan penggunaan pasta gigi khusus untuk gigi sensitif). 


Penyebab sakit gigi.
Penyebab sakit gigi yang paling sering terjadi adalah karena gigi berlubang. Gigi berlubang dapat terjadi disebabkan oleh sisa makanan yang ada di gigi diubah oleh bakteri dalam mulut menjadi asam, dan asam tersebut membentuk plak pada gigi. Plak yang terbentuk umumnya mengandung bakteri dan dapat menyebabkan email gigi terkikis, sehingga email gigi akan menjadi tipis dan peka. Email gigi yang tipis lama-lama akan mengakibatkan gigi berlubang dan mengakibatkan peradangan. Saat peradangan mengenai saraf gigi sakan menyebabkan gigi menjadi sakit.

Cara mencegah sakit gigi. 
Agar tidak mudah terserang sakit gigi maka perlu dilakukan tindakan pencegahan dengan melakukan perawatan secara teratur pada gigi. Perawatan yang perlu dilakukan adalah:
1. Menyikat gigi secara teratur setelah makan dan sebelum tidur.
2. Membersihkan sela-sela gigi dengan menggunakan benang gigi.
3. Hindari permen karet dan makan makanan atau minum minuman yang manis.
4. Periksa gigi secara teratur ke dokter gigi setiap enam bulan sekali.

Cara mengobati sakit gigi.
Umumnya saat seseorang terserang sakit gigi, mereka akan berusaha menyembuhkannya dengan mencabut gigi, kumur dengan air garam, menambal gigi yang berlubang, dan minum obat pereda sakit. Tapi, sebenarnya ada cara lain yang dapat dilakukan untuk menghilangkan sakit gigi sebelum anda pergi ke dokter gigi (karena menunggu giliran di dokter gigi biasanya sangat lama). Cara lain yang dapat digunakan adalah dengan menggunakan cengkeh. Cengkeh adalah obat penenang ringan yang dapat memberi kelegaan pada saat sakit gigi. Ada tiga cara memanfaatkan cengkeh untuk mengobati sakit gigi, yaitu:
Cara 1:
● Siapkan minyak cengkeh secukupnya, teteskan di atas kapas, dan masukkan kapas pada gigi yang berlubang.
Cara 2:
● Siapkan 10 butir cengkeh kering, goreng tanpa minyak, haluskan, dan masukkan dalam gigi yang berlubang secukupnya, lalu tutup dengan kapas.
Cara 3:
● Masukkan satu sendok teh minyak cengkeh ke dalam secangkir air mendidih, aduk (hati-hati saat mengaduk, jaga agar tidak banyak air yang menguap, karena banyak air yang menguap akan membuat campuran menjadi lebih manjur yaitu dapat membuat anda tertidur) setelah itu minumlah.

Pilih salah satu cara di atas untuk menghilangkan sakit gigi, dan tetap konsultasi dengan dokter untuk perawatan selanjutnya.

Cara Menggunakan Teh Sebagai Obat


Teh adalah salah satu jenis minuman yang dapat digunakan sebagai obat untuk menyembuhkan berbagai jenis penyakit. Jenis penyakit apa yang dapat disembuhkan dengan teh, dan bagaimana cara menggunakan teh sebagai obat?

1. Meredakan nyeri ringan. 
Kulit yang disengat lebah atau disuntik, umumnya akan terasa panas dan nyeri, untuk mengatasinya: basahi kantung teh, tempelkan pada kulit yang disengat lebah atau disuntik.

2. Mengurangi rasa tidak nyaman saat sakit mata. 
Saat mata sakit tentu akan timbul rasa tidak nyaman, untuk mengurangi rasa tidak nyaman itu, basahi kantung teh dengan air hangat, tempelkan pada mata.

3. Menyembuhkan luka bakar karena sinar matahari. 
Kulit yang terbakar matahari akan terasa pedih, panas, dan kemerahan, untuk menyembuhkannya, basahi kantung teh dengan air, tempelkan pada kulit yang terbakar. Jika seluruh tubuh terbakar, gunakan air teh untuk berendam.

4. Mengobati nyeri di mulut. 
Gusi berdarah yang disebabkan gigi dicabut akan menimbulkan rasa nyeri, untuk mengurangi rasa nyeri dan pendarahan berkumurlah beberapa kali dengan teh yang memiliki rasa mint.

5. Mendinginkan bisul. 
Bisul yang muncul di kulit dapat menimbulkan rasa nyeri dan panas untuk mengatasinya, basahi kantung teh, tempelkan pada bisul selama satu malam.

6. Menghilangkan bau mulut. 
Bau mulut tentu sangat mengganggu, dan untuk mengatasinya tidak harus menggunakan obat kumur, karena teh juga dapat digunakan untuk menghilangkan bau mulut. Buat air teh yang kental, gunakan untuk berkumur, lakukan secara teratur setiap hari.

Buncis Obat Diabetes

Tentang Buncis. 
Buncis adalah sayuran yang termasuk jenis polong-polongan. Buncis pertama kali dibudidayakan oleh masyarakat Amerika Tengah. Bentuknya polong panjang, memiliki rasa manis dan berwarna hijau muda. Penduduk Amerika Latin dan Tengah mengolah buncis sebagai sumber nutrisi dan energi. Istilah buncis berasal dari bahasa Belanda “boontjes” yang artinya kacang kecil. Buncis umumnya diolah sebagai sayur bersantan, ditumis, rebus, dan dipanggang sebentar sebagai steak. Sebelum diolah biasanya disiangi dengan cara membuang kedua ujung dan serat sisinya. 
Mengobati Diabetes. 
Diabetes merupakan penyakit dengan kadar gula darah tinggi yang menyebabkan penderitanya terpaksa harus hati-hati dalam menerapkan pola makan. Selama ini para dokter sering kali menganjurkan agar penderita disiplin dalam mengkonsumsi obat, berdiet dan melakukan olah raga serta menjauhi stress. Saat ini obat diabetes banyak yang telah beredar di pasaran, namun seringkali harganya sangat mahal karena sebagian besar bahan pembuatnya harus di import. Namun kini penderita diabetes dapat sedikit merasa lega, karena berdasarkan penelitian oleh ahli nutrisi dari IPB buncis ternyata dapat mengobati diabetes melitus. Buncis mengandung b-sitosterol dan stigmasterol yang bisa meningkatkan produksi insulin. Selain itu dalam 100gr buncis juga terkandung 7,81% karbohidrat, 0,28% lemak, 1,77% protein, 2,07% serat kasar, dan 0,32% kadar abu. Dengan kandungan tersebut, maka mengkonsumsi buncis akan mampu mengontrol kadar gula darah yang tinggi. Sehingga penderita diabetes dapat menjadikan buncis sebagai obat alternatif. 
Memilih Buncis. 
Buncis mudah mengalami kerusakan setelah disimpan pada kelembaban dan suhu tinggi. Kerusakan ini dipengaruhi oleh senyawa penyusun buncis diantaranya phenol, phythate, dan fiber. Cara tepat memilih buncis yang masih segar dan muda adalah dengan jalan mematahkan bagian ujung buncis dengan bantuan ibu jari dan telunjuk. Jika mudah dipatahkan berarti sayuran tersebut masih segar. Buncis muda memiliki bulu-bulu lembut di seluruh permukaan polongnya. Aroma buncis muda juga segar khas sayuran.

Cara Alami Menghilangkan Rasa Sakit Saat Haid

Saat haid datang bagi sebagian wanita dapat menjadi satu keadaan yang sangat menjengkelkan. Karena, tidak jarang mereka harus mengalami rasa nyeri, kram, dan tidak nyaman di perut. Keadaan ini jika dibiarkan tentu akan mengganggu aktivitas sehari-hari. Untuk menghilangkan rasa sakit saat haid ada banyak cara yang dapat dilakukan, dan salah satunya dengan menggunakan bahan-bahan alami. Bahan alami yang dapat dimanfaatkan untuk menghilangkan sakit saat haid adalah: 
● Catnip. 
Seduh dua sampai empat sendok teh daun dan bunga catnip kering ke dalam secangkir air mendidih, biarkan selama 10 menit, saring dan minumlah. Catnip berguna untuk meredakan ketegangan saraf di perut saat haid. Selain meredakan rasa sakit saat haid, catnip juga merupakan obat tidur alami dan bila dioleskan langsung ke kulit dapat menjadi penangkal gigitan serangga. 
● Chamomile.
Seduh dua atau tiga sendok teh bunga chamomile segar ke dalam secangkir air mendidih, biarkan selama 25 menit, saring dan minumlah. Chamomile berguna untuk meredakan kejang di perut, membuat ovarium relaks, dan mengurangi kram yang menyakitkan saat haid. Selain itu, chamomile juga berguna untuk mengobati gangguan lambung dan pencernaan, pencuci mata, dan mengobati radang sendi. 
● Jahe. 
Seduh beberapa iris jahe segar ke dalam secangkir air mendidih, biarkan selama 10 menit, minumlah. Selain untuk meredakan nyeri saat haid, jahe juga berguna untuk mengobati selesma dan flu, demam, mual-mual, radang sendi, dan menurunkan berat badan.
lapak1000info.blogspot.com lapak1000info.blogspot.com lapak1000info.blogspot.com lapak1000info.blogspot.com